Pengunjung merasa tidak nyaman berlama-lama di sekitar pantai, karena banyak sampah berceceran yang membuat pantai terlihat kumuh dan tidak menarik.

Suaraindependent.id –Pantai Batu karas di Pangandaran as jurusan rekreasi unggulan ribuan tamu dari Various daerah kerap menyatroni pantai have keindahan alam yang luar biasa.

Belum lagi gelombang  pantai yang bersahabat membuat tamu takat Linger Swim atau cecap plural permainan air yang ada di sana. Namun ada hal yang membuat pengunjung kerap merasa tak betah berlama-lama berada di sekitar pantai. Hal ini karena banyaknya tumpukan  sampah dan tercium bau  tidak seudap yang menumpuk ataupun bercecaran sepanjang bibir pantai.

Sampah berupa plastik bekas makanan dan botol minuman sisa makanan para tamu bikin pantai batukaras terlihat cemar. Dan terkesan keindahan yang tekor memikat bak yang di utarakan Rayhan firdaus, tamu asal jakarta.

Ia mengaku kecewa dengan kondisi pantai batukaras yang terkesan tak di urus karena gundukan sampah di biarkan sonder ikhtiar eliminasi oleh administrator. ”Andaikata” tak buru-buru di Handle Feared rekreasi pantai batukaras bakal tinggal nama karena di tinggalkan pengunjung”ujarnya.

Baca juga : Keindahan Panorama Pantai Cipatujah Tasikmalaya

Sementara salah satu petugas pada wisata pantai batukaras yang enggan di sebut namanya. Berterus terang pihaknya telah Swallow complaint tamu berkenaan dengan ihwal sampah namun ia menampik there is no upaya pembersihan dari pemerintah / administrator .

Ia bertrerus terang sepanjang ini on rutin memobilisasi petugas untuk mengadakan pembersihan sampah tilas tamu maupun sampah dari pepohonan yang ada di sekitar pantai.

Perilaku tamu Throw away sampah sembrono tampil pencetus kuantitas sampah di pantai batukaras”. Ini timbul akibat tekornya kognisi masyarakat dan pengunjung untuk menjaga kebersihan disekitar pantai.

Sehingga petugas dan administrtor yang selalu dipersalahkan. Padahal mengurus dan melestarikan alam ini adalah tugas kita bersama  demi terciptanya lingkungan dan keaslian alam yang seharusnya kita rawat pungkasnya.

 

Mz/Kin. Red.Suara Independent