Pamijahan, Tasikmalaya Jawa Barat – Konon Tasikmalaya dikenal dengan julukan Mutiara dari Priangan Timur, Kota Santri kotanya para Ustads.

Suaraindependent.id– Konon Tasikmalaya dikenal dengan julukan Mutiara dari Priangan Timur,  Kota Santri kotanya para Ustads atau yang disebut Ajeungan dalam bahasa Sundanya.

Sebab di wilayah ini banyak sekali pondok pesantren dan mayoritas warganya belajar mengaji atau Nyantri di pondok pesantren yang paling ternama yaitu Pesantren KH Zainal Mustafa. Pondok Pesantren Suryalaya, Pondok Pesantren Cipasung dan Pondok Pesantren Miftahul Huda.

Tak heran jika benar mendapatkan julukan tersebut, sebab daerah ini serta merta jadi salah satu titik penyebaran agama Islam di jawa barat, Selain mendapat julukan kota Santri, Tasikmalaya juga menaruh suatu makna.

Tasikmalaya jadi salah satu dari tiga destinasi ziarah paling besar di wilayah jawa barat.  yakni di Desa Pamijahan, terdapat wisata ziarah yang dikenal dengan nama Makam dan Gua. konon didalamnya ada suatu lubang yang dapat tembus ‘menuju Makkah’.

Makam Pamijahan

Tiap hari di area Ziarah ini senantiasa ramai dikunjungi pengunjung dari berbagai  daerah. Para peziarah ingin lebih tahu tentang letak gua dan makam dari salah seorang penyebar Agama Islam Waliyullah Safarwadi Kanjeng Syekh Abdul Muhyi.

Makam pamijahan mempunyai tiga lapis ruangan. Yang pertama yaitu sektor luar bangunan yang mempunyai 24 makam dan lapisan ke-2 sekitar 11 makam.

Sedangkan untuk gua safarwadi yang sangat fenomenal letaknya tak jauh dari makam tersebut. satu faktor menarik yang menciptakan tidak sedikit peziarah yang serta merta masuk ke dalam Gua.

Untuk mencoba ‘Kopiah Haji’, adalah lekukan-lekukan bulat di atap Goa yang menyerupai peci yang konon jikalau ada yang sesuai disaat berdiri, Insya Allah bakal mampu menunaikan ibadah haji.

Gua Pamijahan

Peristiwa Gua Pamijahan benar-benar lekat degan aliran Islam. Dulu gua ini difungsikan sebagai ruangan persembunyian dan beribadah para Syeikh. Gua ini juga mempunyai mata air yang sangat jernih seperti air zam-zam.

Itulah salah satu yang menjadikan Gua ini sebagai destinasi wisata di kawasan Desa yang berkecamatan Bantarkalong. Jika telah masuk kedalam gua, tidak sedikit pelancong yang berdoa dan bermunajat untuk mendapatkat keberkahan dari Allah SWT.

Mereka mempercayai gua ini memiliki keajaiban yang luar biasa. ‘lubang menuju Mekkah Gua dibiarkan terbuka dan jadi destinasi ziarah yang mampu didatangi oleh wisatawan dari Indonesia bahkan hingga keluar negara.

Demikianlah ulasannya semoga obyek wisata ini menjadi tempat objek wisata diKabupaten Tasikmalaya yang Paling terkenal.

Ditempat yang berbeda saat diwawancari oleh Kami, Kepala Desa Pamijaha yang akrab dipanggil Kang Devi. K, berharap kepada Pemeritahan Kabupaten maupun tingkat Propinsi. Agar segera dapat membangun insprstruktur jalan yang lebih luas, mengingat para wisata yang datang dari berbagai Propinsi menggunakan bus yang besar.

Sehingga sering sekali terjadi kemacetan dan rawan kecelakaan pungkas kang devi kepada salah seorang wartawan Suara Independent Jabar yang menemuinya beberapa hari yang lalu. Dikutif dari berbagai sumber, Juru kunci dan Kepala Desa Pamijahan.

I. Roki’in [ W.001]  PimRed  Suara Independent Jabar