Takjil Berbuka puasa dengan minuman yang segar, manis dan enak bisa membuat puasa makin nikmat. Sebenarnya takjil tidak harus dipersiapkan lama dan sulit, karena Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Daripada beli, lebih baik Anda membuat takjil Es Cincau Siram Susu.

Cincau (Hanzi: ??, pinyin: xiancao) adalah gel serupa agar-agar yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tumbuhan tertentu dalam air. Gel terbentuk karena daun tumbuhan tersebut mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul-molekul air.

Kata “cincau” sendiri berasal dari dialek Hokkian sienchau (Hanzi: ??, pinyin: xiancao) yang lazim dilafalkan di kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Cincau sendiri di bahasa asalnya sebenarnya adalah nama tumbuhan (Mesona spp.) yang menjadi bahan pembuatan gel ini.

Cincau paling banyak digunakan sebagai komponen utama minuman penyegar (misalnya dalam es cincau atau es campur). Dilaporkan juga cincau memiliki efek penyejuk serta peluruh.

Bahan:

Cincau hitam secukupnya, siram dengan air panas, iris kotak

500 ml susu cair putih

Cokelat bubuk secukupnya jika suka

Gula pasir cair secukupnya

Es batu

Cara membuat:

Jika Anda ingin membuat susu rasa cokelat, rebus terlebih dahulu susu cair.
Masukkan cokelat bubuk dan aduk hingga rata.
Angkat dan biarkan susu dingin.
Masukkan cincau dalam gelas sesuai selera.
Tuangkan gula pasir cair sesuai selera.
Tuangkan susu hingga 3/4 bagian gelas.
Serut es batu, tuangkan di bagian atas gelas.

Es Cincau Siram Susu siap disajikan.

1 Proses pembuatan
2 Tumbuhan penghasil cincau
2 Cincau hijau
3 Lihat pula
4 Referensi

Proses pembuatan
Proses pembuatan diawali dengan perendaman, yang biasanya dilakukan setelah daun diremas-remas atau dihancurkan. Ada juga yang menyertakan perebusan terlebih dahulu. Pemberian soda kue dapat dilakukan sebagai pengawet. Warna cincau bermacam-macam, berkisar dari hijau hingga hijau pekat, bahkan hitam, namun disertai dengan kesan tembus pandang (transparan). Konsistensinya juga berbeda-beda. Warna dan konsistensi cincau berbeda-beda karena tumbuhan yang dipakai berbeda-beda.

Es cincau hijau
Tumbuhan penghasil cincau bermacam-macam.

Tumbuhan dari genus Mesona, terutama M. procumbens, M. chinensis yang banyak diproduksi di Tiongkok bagian selatan serta Indocina, atau M. palustris (dikenal dengan nama lokal Janggelan) yang banyak digunakan di Indonesia, menghasilkan cincau hitam;
Cylea barbata Myers atau cincau hijau, menghasilkan cincau berwarna hijau dan agak lebih padat konsistensinya;[1]
Melasthoma polyanthum atau cincau perdu.
“Buah” (secara botani bukan buah, tetapi syconia) Ficus pumila (fikus rambat) di Tiongkok juga digunakan sebagai bahan jenis cincau lain yang disebut “pai-liang-fen”[2] dan diperdagangkan sebagai grass jelly (sama seperti cincau) atau ai-yu jelly.

Cincau hijau
Tumbuhan cincau hijau (C. barbata Myers.) merambat, daun berwarna hijau pucat dengan rambut di atas permukaannya. Selain sebagai penghasil cincau, ekstrak tumbuhan ini mengandung zat anti-protozoa, tetrandine, suatu alkaloid, khususnya terhadap penyebab malaria Plasmodium falciparum.

 

Red. Suara Independent