Pesta Nelayan Pantai Pamayangsari

Salah satu dari sekian banyak Obyek wisata bahari Pantai yang telah berada diwilayah Kabupaten Tasikmalaya adalah Panorama Alam Pamayangsari yang berlokasi di Kecamatan Cipatujah. Gambaran singkat tentang Suasana pantai yang ditandai dengan panorama alam pesisir yang khas yang bebatasan dengan tempat konservasi penyu hijau yang langka dan dilindung. disebelah timur Pelabuhan Nelayan serta tempat Pelelangan Ikan.

Dipantai ini banyak perahu-perahu nelayan yang akan mencari ikan di laut lepas, dengan ditopang oleh tempat pelelangan ikan sehingga menjadikan tempat ini banyak diminati oleh wisatawan yang mencari hidangan laut yang segar dengan harga yang lebih terjangkau. Di Pantai Pamayangsari ini kabarnya akan segera di bangun Pelabuhan untuk menunjang kepentingan arus transportasi laut.

Untuk Jarak yang ditempuh kalau dari Pantai Pangandaran adalah sekitar 85 KM ditempuh melalui jalan yang menyusuri sepanjang pantai di wilayah selatan atau bisa ditempuh pula dengan waktu sekitar 1,5 jam dari Pantai Pangandaran. serta untuk transportasinya bisa menggunakan kendaraan Umum (Bis Mikro) dari Terminal Tipe A Tasikmalaya dari jurusan Tasikmalaya.

Pada setiap tahunnya yang biasanya setiap awal dibulan Muharam tahun hijriyah, dipantai Pamayangsari akan selalu diadakan Ritual Syukur Laut atau Hajat Lembur yang ditandai dengan adanya pelepasan Jampana ke laut lepas Pantai dan ini berjarak 8 km dari Pantai Cipatujah serta merupakan obyek wisata yang bisa kita lalui apabila sudah melakukan perjalanan menyusur sepanjang jalur Jawa barat Selatan dari Pelabuhan Ratu Sukabumi sampai menapai Objek Wisata di Pantai Pangandaran.

HAJAT Lembur ini sudah merupakan sebuah tradisi tahunan yang selalu digelar para nelayan di Pantai Pamayangsari Cipatujah Kab.Tasikmalaya, yang menurut masyarakat di Pamayangsari ini merupakan wujud sebuah ungkapan rasa syukur kepadaTuhan Yang Maha Esa. Bahkan kalau kita lihat, kemeriahan dari upacara tradisi kaum nelayan ini semakin terasa dengan ditandai adanya berbagai hiburan seperti halnya pentas dangdut, kesenian daerah pemuda nelayan, dan adanya pasar malam.

Puncak dari acara perayaan Hajat Lembur akan digelar upacara adat dengan menampilan kesenian daerah. Kemudian sebuah sesaji dalam jempana diusung para nelayan yang akan diarak penduduk kampung nelayan serta para pengunjung untuk dilabuh di tengah laut lepas di Pantai Pamayangsari. Sedangkan malam hari nya, dilanjutkan dengan adanya sebuah pertunjukan kesenian tradisional di tiap-tiap desa. Dengan semaraknya pergelaran upacara peringatan tradisi Hajat Lembur ini, maka diperkirakan akan menjadi daya tarik wisatawan domestik untuk berkunjung ke objek wisata Pantai Pamayangsari.

Syukur Laut di Pantai Pamayangsari ini awal mulanya diadakan sekitar tahun 1973 dan  pada teknisnya berganti-ganti nama kegiatan diantaranya : Hajat laut, Pesta pantai, Pesta Nelayan, Pesta Laut dan terakhir Syukur Laut. Adapun Sesaji itu yang dahulu berupa Bunga 7 rupa (macam), serta Kepala Hewan Ternak/Sapi, ataupun Munding Bule serta ada juga Kepala Kambing Hitam yang dibungkus dengan kain putih dan jampana dihias sebagus mungkin setelah itu di labuh dilaut, seiring berjalannya waktu ada perubahan hanya sebuah jampana kosong yang tetap dilabuh dilaut, yang mana satu hari sebelumnya seluruh nelayan setempat akan menggelar pengajian ( sebuah kegiatan syukuran atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa)

Akan tetapi sebelum acara melabuhkan jampana biasanya terlebuh dahulu akan diadakan prosesi upacara adat serta gelar seni dan budaya yang dihadiri oleh seluruh nelayan dan para undangan baik dari unsur pemerintah maupun unsur tokoh masyarakat dan ulama setelah selesai mengadakan prosesi seni dan budaya jampana diarak oleh seluruh nelayan dan tamu undangan yang antar oleh lengser, selanjutnya jampana tersebut dilepas oleh Pejabat Pemerintah kepada perwakilan nelayan yang akan melabuhkan jampana tersebut ke laut lepas, Acara syukur laut saat ini telah menjadi daya tarik bagi wisatawan dan telah menjadi agenda wisata.
Red. Suara Independent.