suaraindependent.id – Tomy Soeharto Mulai Lawatan ke Daerah Temui Kader Jakarta, Sejak terpilih menjadi Ketua Umum Partai Berkarya di Solo, 11 Maret 2018 lalu. Hutomo Mandala Putra baru melakukan lawatan ke daerah awal Mei ini. Lawatannya pertama kali adalah ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di daerah yang dijuluki “seribu masjid” ini, Tomy Soeharto menghadiri deklarasi sekaligus tatap muka ke seluruh kader Berkarya dan seluruh pengurus Partai Berkarya. Deklarasi digelar berkaitan menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Buruh (May Day), Rabu 2/5. Di Lombok, putra bungsu Jenderal Besar (Alm) H.M. Soeharto ini disambut meriah dan dielu-elukan masyarakat.

    Dia diarak menggunakan tandu sebagai ciri khas masyarakat Lombok Nusa Tenggara Barat. “Ini adalah bentuk kerinduan masyarakat terhadap figur bapaknya,” jelas seorang pengunjung melihat antusiasnya penyambutan pada Tomy, sambil menyebut sederet keberhasilan Soeharto dalam membangun negeri ini. “Yang tidak terbantahkan stabilitas keamanan dan swasembada beras,” tandasnya, menyebut keberpihakan pada wong cilik bukan pada pencitraan, tapi tindakan dan program.
Lilrahmatan Alamin Selain temu kader, Tomy juga menyempatkan diri bersilaturrahmi ke kediaman KH. Turmuzi Badaruddin, di dampingi oleh Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Bendahara Umum Neneng A Tuty dan Ketua DPP Badaruddin Andi Picunang. Dalam silaturahmi itu, Tomy meminta doa dan restu agar partai Berkarya menjadi partai yang Rahmatalilalamin, di jauhkan dari bala dan fitnah. Setelah itu, Tomy menyempatkan diri meresmikan Masjid Al Mabrur sekaligus simbol Lombok, yang dijuluki sebagai kota Seribu Masjid.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWO IN) meminta kepada awak jurnalis PWO IN dapat meliput segala aktivitas Ketua Umum Partai Berkarya di daerah-daerah secara objektif dan apa adanya. “Lakukanlah segala sesuatunya sesuai dengan fungsi pers dan jurnalis,” ujar Laksamana TNI (Pur) Tedjo Edhi Purdjianto dalam rapat pleno DPP di Grand Cempaka Jumat lalu, 27/4. “Pokoknya ingat ya, PWO IN tanpa hoax. Ingat itu komitmen yang kita bangun agar negeri ini tidak gonjang-ganjing terus,” ujar Laksamana (Pur) Tedjo yang juga Ketua Dewan Majelis Pertimbangan Partai Berkarya.