suaraindependent.id- Sejumlah Pejabat Polri dan TNI Di panggil Guna menyikapi masalah keamanan Rumah Rutan Mako Brimob, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan

(Polhukam)
Wiranto

*memanggil sejumlah pejabat dari institusi penegak hukum dan keamanan, termasuk Polri dan TNI di Kantornya*.

Pemanggilan para pejabat tersebut terkait dengan kasus kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat

Mereka ialah,
Panglima TNI
Marsekal Hadi Tjahjanto,

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
Budi Gunawan,

Kabareskrim
Komjen Ari Dono Sukmanto,

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
Komjen Suhardi Alius.

*pemanggilan para pejabat Polri dan TNI dilakukan guna menyikapi serta merespon masalah keamanan yang sedang terjadi*.

Wiranto masih enggan memberikan informasi detail.

Menurut dia, pemerintah harus berhati-hati. “*Nanti saya akan sampaikan, you tidak bisa desak saya seperti apa tidak bisa, ini harus hati-hati dan sungguh-sungguh karena menyangkut* KEAMANAN NASIONAL,”

kata Wiranto.

Yang pasti,
*pemerintah ingin masalah tersebut selesai sesuai koridor hukum yang berlaku*.

“Ini menyangkut bagaimana kita mengatasi sesuatu dengan cara yang baik dan benar, sesuai hukum dan tuntas,”.

Seusai pertemuan tertutup,
Wiranto dan para petinggi TNI-Polri bergegas ke Mako Brimob.

Sebanyak lima polisi dan satu teroris tewas dalam insiden di Mako Brimob.

Hingga kini,
*polisi kesulitan memasuki areal rutan karena para tahanan teroris masih menguasai senjata*.

Sejauh ini,
*diduga para tahanan menguasai 30 senjata api dan 300 amunisi*.