Baru-baru ini Paguyuban Paranormal Jawa Barat disebut-sebut menyatakan dukungannya kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Namun, Tim Gabungan Pemenangan Deddy-Dedi menyatakan tidak ada dukungan tersebut. Beredarnya kabar dukungan dari Paguyuban Paranormal Jawa Barat sampai memberikan bantuan gaib untuk memenangkan pasangan Deddy-Dedi merupakan kabar bohong. Pihaknya meminta masyarakat tidak mudah terhasut atas beredarnya hoaks tersebut. ” kata Wakil Sekretaris Tim Gabungan Pemenangan Deddy-Dedi, i a mengatakan, “Saya justru baru mendengar ada paguyuban itu. Saya khawatir kemunculan organisasi dadakan ini pesanan dari pihak lain, Asep Suparman di Purwakarta, Senin (24/4/2018). “Lebih baik kita menjaga kondusivitas.

Saya yakin seluruh pasangan calon beserta tim menjunjung tinggi sportivitas. Saya juga yakin semuanya tidak menghalalkan segala cara,” kata dia seperti dilansir Antara. Koordinator Umum Lembaga Pecinta Pilkada Damai, Rully Alfiady, mengatakan fenomena penyebaran hoaks merupakan pelajaran buruk bagi demokrasi. Karena itu, dirinya berharap agar segala bentuk penyebaran kabar yang tidak benar itu dihentikan. Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi melaporkan Ketua Paguyuban Paranormal Jawa Barat Tubagus Zunaedi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Polda Jabar dengan dugaan kampanye hitam serta pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Penasihat hukum Deddy-Dedi, Agus Sihombing, menjelaskan laporan itu dilakukan karena adanya pernyataan dukungan kepada kliennya tapi dengan menggunakan kekuatan gaib, jelas merugikan.