Tasikmalaya, Dunia perbankkan saat ini menjadi tolak ukur dan kesuksesan suatu daerah disetiap propinsi dan kabupaten/kota diseluruh indonesia. Hal ini tidak disia-siakan oleh Pt. Bank perkeriditan Rakyat Cipatujah Jabar ( bank Cij) diawal tahun 2018 tepatnya pada hari minggu tanggal 14 januari 2018, Pt. Bank Cij meluncurkan prodak baru yaitu berupa tabungan arisan suka-suka atau “TAS”

Prodak tabungan ini berbeda dengan tabungan arisan pada umumnya, TAS Bank CiJ dikemas untuk memberikan gairah menabung masyarakat dan tentunya sangat menguntungkan para anggota atau nasabahnya, Prodak Tas Bank Cij  tersebut adalah merupakan salah satu bentuk usaha untuk menarik investor dan dana pihak ketiga dalam hal berinvestasi yang menguntungkan. Perencanaan tabungan suka-suka ini sebenarnya sudah lama dikemas saat ini bank Cij masih dikendalikan oleh Almarhum Bapak H. Aatang.S, Sebagai dirut yang pertama, tapi baru sekaranglah pelaksanaan launching prodak tersebut Jelas  Bapak Iman Dermawan yang saat ini menjabat direktur utama Pt. Bank CiJ kepada media kami saat ditemui dalam acara tersebut.

TAS tentunya berbeda dengan arisan pada umumnya, yang mana uang anggota atau nasabah arusan tersebut tidak akan dipotong oleh biaya pengumpulan tetapi justru sebaliknya akan menambah uang angota arisan atau nasabah yang namanya tabungan arisan masyarakat, misalkan salah satu contohnya dari jumlah uang sekian juta biasanya akan berkurang, tapi dibank Cij malah akan bertambah, selain itu nasabah mendapat bunga dari tabungan tersebut, Jadi TAS ini dikemas betul-betul menciptakan dobel keuntunganya.

Bapak Iman Dermawan sangat optimis sekali, bahwa prodak TAS Bank CiJ tersebut akan diminati oleh masyarakat secara antusias. Bahkan Bank CiJ juga memiliki target di 8 wilayah pemasaran sesuai dengan jaringan yang sudah ada diantaranya : Kantor puasat divisi Operasional di Cipatijah, Kantor Cabang Bojonggambir, Kantor Cabang Rancah, Kantor kas Ciamis, Kantor Cabang Bantarkalong, Kantor kas bojongasih dan Kantor Kas Kalapageneup serta Kantor Kas Salawu.

Ditempat yang sama Bapak Asep Darlianto sebagai direktur operasional Pt. Bank Cij menambahkan bahwa dengan adanya prodak TAS tersebut akan memperkuat sirkulasi keuangan dimasyarakat. Sehingga masyarakat mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam menabung TAS, hal ini karena dijamin oleh Pt. Bank  CiJ tentunya. Mengingat sering terjadinya didaerah ada beberapa kasus arisan bodong yang ahirnya merugikan anggota atau nasabahnya pada saat mau mencairkan ternyata tidak jelas. Dalam hal ini Bank CiJ berfungsi sebagai intermediasi untuk menjembatani dan menjawab keraguan masyarakat karena TAS dijamin keamanannya oleh Bank CiJ Pungkasnya.

Kepala Divisi Pemasaran dan Perencanaan Bank CiJ sebagai penggagas  sekaligus ketua pelaksana peluncuran TAS, Bapak Roni Ramdani menambahkan, TAS memiliki periode atau jangka waktu selama tiga (3) tahun dengan setoran masing-masing nasabah sebesar Rp. 100.000,- perbulannya. Akan tetapi ini berbeda dengan arisan pada umumnya, karena pemenang arisan tidak lagi menyetor apabila telah jadi pemenang sebagaimana arisan biasa, karena setiap nasabah TAS akan dikelompokan dan  setiap kelompoknya itu terdiri dari 200 anggota atau nasabah. Lalu pengundian arisan dilakukan sebulan sekali untuk seorang anggota

Perlu diketahui juga bahwa yang menang undian bukan mendapatkan Rp.100.000 X 200 anggota, melainkan uang yang sudah disetor akan ditambah dengan hadiah Rp.500.000 dari Bank CiJ. Salah satu contohnya : seorang anggota arisan baru stor 2 bulan dan menang undian berarti uang yang didapat yaitu Rp.200.000 + Rp.500.000 = Rp 700.000,- kemudian bulan berikutnya tidak perlu setor lagi. Kemudian diahir periodik atau bulan ke 36 akan diikutsertakan undian grand prize berupa satu unit sepedah motor. Sementara nasabah lainnya yang tidak dapat hadiah akan mendapat Rp.100.000,- per nasabah, jelas Roni.

Ini berbeda dengan arisan biasanya , karena pemenang tidak akan dipotong administrasi apapun, bahkan akan mendapatkan tambahan dari Bank CiJ serta tidak ada rasiko pengurangan akibat dari anggota yang tidak bayar. Karena biasanya anggota arisan yang sudah dapat pertama akan malas untuk membayar sehingga akan merugikan pemenang undian yang terahir, makanya di TAS yang sudah menag undian secara otomatis dia akan keluar dan tidak membayar lagi, pungkas Roni Kepada SIJ.

Suaraindependent/kin