Sukabumi, Suara Independent
Keprihatinan bagi kita semua tentunya ketika masih tingginya tingkat perkawinan anak dengan berbagai macam modus yang semakin berbeda-beda.
Dalam rangka mengurangi angka perkawinan anak di Sukabumi , Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia menggelar seminar dan deklarasi Gerakan Bersama Stop Perkawinan anak yang di hadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono,Anggota DPR RI Dessy Ratnasari , Unsur terkait Kabupaten dan Kota Sukabumi Bertempat di Hotel horison,selasa(20/02).

Perkawinan anak merupakan bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap anak, serta pelanggaran terhadap hak anak, khususnya hak untuk menikmati kualitas hidup yang baik dan sehat, serta hak untuk tumbuh dan berkembang sesuai usianya.

Gerakan stop perkawinan anak dan pencegahan perkawinan anak tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi seharusnya juga oleh semua kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah , masyarakat, dunia usaha, termasuk media, juga harus berperan serta agar bisa menekan angka perkawinan anak.
Sudah jadi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat dalam sosialisasi Gerakan Stop Perkawinan Anak ini.
(sumber: Subag Humas Setda Kab. Sukabumi)

Editor : Firman Santosa, SE