Tasikmalaya 18 Januari 2018
BP3K kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya merealisasikan Kartu Tani kepada seluruh anggota kelompok tani yang ada di kecamatan cibalong,bertempat di kantor cabang pembantu BRI kecamatan Cibalong.
Dari pengajuan 5000 lebih petani bank BRI Cibalong baru bisa direalisasikan 3284 petani ini pun berkat kerja keras semua semua pihak karena dari jumlah yang sangat besar bisa diselesaikan dalam waktu 1 bulan,acara dihadiri oleh Bapak Restu kepala UPT kecamatan Sukaraja,Bapak Dedi Rusmana koordinator BP3K Kecamatan Cibalong beserta jajarannya,Bapak Yadi Rustiadi Kasie Trantib Kecamatan Cibalong dan Bapak Agus dari Koramil Cibalong.
Melalui program Kartu Tani, seluruh stakeholder petani di Indonesia nantinya akan memperoleh banyak manfaat, diantaranya:
1. Subsidi yang diberikan oleh pemerintah lebih tepat sasaran,
2. Adanya informasi mengenai ketersediaan pupuk bersubsidi,
3. Informasi perkiraan jadwal panen tiap komoditas beserta sebaran wilayahnya yang lebih akurat,
4. Petani pemegang Kartu Tani akan memperoleh kemudahan dalam akses jasa layanan perbankan baik simpanan maupun pinjaman, terutama KUR dan transaksi pembelian sarana produksi pertanian serta penjualan hasil panen yang tidak menggunakan uang tunai (cashless).
Kartu Tani sendiri merupakan kartu identitas bagi petani sekaligus berfungsi sebagai kartu debit (ATM) yang diterbitkan oleh Bank BRI yang memuat database petani.
Data tersebut bersumber dari pemerintah daerah setempat yang terdiri dari data petani dengan system by name by address, data lahan, dan data komoditas.
Kumpulan data tersebut merupakan data tunggal yang dapat diakses oleh seluruh stakeholder melalui sebuah sistem yang bernama Sistem Informasi Pertanian Indonesia atau yang biasa disebut dengan SINPI.
Beberapa manfaat Kartu Tani diantaranya yaitu:
1. Pemerataan Distribusi Pupuk Bersubsidi
Manfaat Kartu Tani ini adalah sebagai kartu debit yang dapat digesek pada EDC BRI yang ditempatkan di distributor pupuk di seluruh Indonesia.
Penerbitan Kartu Tani ini diharapkan dapat membantu pemerataan distribusi pupuk bersubsidi bagi para petani yang berhak mendapatkannya, sehingga penyalurannya dapat tepat sasaran.
Dengan begitu, proses tanam petani tidak terganggu lagi karena kesulitan mendapatkan pupuk.
2. Mengedepankan Edukasi Produk Perbankan
Manfaat yang dirasakan dari kerja sama ini tidak hanya dalam segi pemasaran, tetapi kerja sama ini juga mengedepankan edukasi terhadap para pelaku usaha mikro.
Dengan menggunakan Kartu Tani, para pelaku usaha mikro menjadi terbiasa untuk menggunakan produk perbankan dan peran perbankan untuk melaksanakan financial inclusion dapat terwujud.
3. Memudahkan Pemerintah Memantau Pupuk Bersubsidi
Manfaat yang sama baiknya tidak hanya dapat dirasakan oleh para petani, namun juga pemerintah, yaitu memudahkan pemantauan pupuk bersubsidi sampai dengan individu penerima subsidi.
Bank BRI menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pemerintah yang ditujukan untuk petani.SIJ007