LPG 3 KG NON SUBSIDI BRIGHT GAS

LPG 3 KG NON SUBSIDI BRIGHT GAS

Suara independent.id

Tasikmalaya,26 Nopember 2017

Menjawab kebutuhan LPG 3 Kg yang semakin tinggi dan menuju arah subsidi yang tepat sasaran penggunaannya pada masyarakat Pemerintah melalui PT. PERTAMINA mulai hari ini mengeluarkan produk baru LPG Non Subsidi ukuran 3kg (wilayah Tanggerang dan sekitarnya), dimana pengguna masyarakat akan penggunaan LPG yg selama ini hampir sebanyak 60% atau sebesar 24 trilyun tidak tepat sasaran subsidinya karena dinikmati oleh kalangan menegah keatas.
Elpiji bersubsidi pada tahun depan hanya berhak dinikmati oleh 25,7 juta Kepala Keluarga (KK), atau 45,08 persen dari pengguna elpiji melon saat ini sebanyak 57 juta KK. Maka dari itu, setidaknya ada 31,3 juta Kepala Keluarga (KK) yang tak bisa lagi menikmati elpiji bersubsidi nantinya dan terpaksa berpindah mengonsumsi elpiji non-subsidi dalam hal ini bisa beralih ke BrightGas 3kg.

LPG 3 KG NON SUBSIDI BRIGHT GAS

Menurut data perseroan, penjualan elpiji pada tahun 2016 tercatat 12,09 juta kiloliter (kl). Angka ini meningkat 6,3 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 11,37 juta kl.
Meski demikian, penjualan elpiji non-subsidi perusahaan sebetulnya turun 3,4 persen dari angka 1,47 juta kl di tahun 2015 menjadi 1,42 juta kl di tahun berikutnya.

Mari sukseskan program pemerintah dengan beralih menggunakan LPG yg bersih, aman serta hemat dengan BRIGHTGAS.

Rencananya pemerintah akan melaksanakan proses penyaluran/Distribusi Tertutup mulai bulan April 2018 dan akan bertahap mulai dari awal januari 2018.//SIJ007.

 

Baca Juga :

JATIWARAS DAN CIBALONG KURSI SATU PILKADES SERENTAK