MUSPIKA KECAMATAN KARANGNUNGGAL BONGKAR BALIGHO BALON GUBERNUR YANG TERPASANG DI DEPAN KANTOR KECAMATAN
Tasikmalaya-Suara Independent.id
Unsur Muspika Kecamatan Karangnunggal sekira pukul 09:30 wib kamis (09/11) yang terdiri dari jajaran polsek IPTU Asep Setiawan, Asep M Dahliana STP Camat Karangnunggal, Dadang Supriatna. S.IP beserta jajaran Satpol PP lainnya membongkar spandok/baligho balon gubernur jabar yang terpasang di depan kantor kecamatan karangnunggal.
Pencabutan spanduk/baligho tersebut berdasarkan adanya laporan dari Jepi Tarlipi tokoh pemuda ke Kantor Kevamatan yang langsung di tindak lanjuti unsur muspika dengan mengadakan pencabutan/pembongkaran spanduk balon gubernur tersebut.
‎menurut Asep, ini jelas melanggar tata tertib pemasangan alat peraga kampanye, jelasnya alat peraga tersebut ada aturan tempat pemasangan, untuk kasus ini jelas pemasangan di tempat atau sarana pemerintahan tidak diperbolehkan, kami pihak muspika pun tidak tahu kapan dan jam berapa juga siapa orang yang memasang spanduk tersebut, kami mengetahui tadi pagi setelah ada laporan dari saudara Jepi Tarlipi selaku tokoh pemuda kecamatan Karangnunggal.
‎Sementara menurut IPTU Asep Setiawan, kami akan segera berkoordinasi dengan Pamwascam untuk menyisir seluruh wilayah kecamatan karangnunggal terkait dengan permaslahan ini, kami berharap Panwascam segera menginventarisir kemungkinan di wilayah lain seputar kecamatan karangnunggal ada lagi pemasangan alat peraga kampanye itu terpasang di tempat yang dilarang oleh ketentuan KPU Jelasnya.
‎kami berharap semua komponen baik tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan lainnya bisa bekerjasama untuk menciptakan situasi yang kondusif terutama para timses semua balon gubernur untuk selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar tidak menimbulkan ekses negatif kedepannya, kejadian ini menjadikan pembelajaran buat kita semua dalam menciptakan situasi yang kondusif apalagi jelang pilkada yang mana akan banyak menimbulkan polemik dan gesekan-gesekan antar kubu, jelas ini akan menjadi perhatian serius kami beserta unsur muspika lainnya. Jelas IPTU Asep saat bincang-bincang di lokasi pencabutan baligho tersebut.//YC