SDN WANASARI REALISASIKAN BANTUAN REHAB RUANG KELAS 1 DAN KELAS 4
Tasikmalaya- Suara Independent Jabar
Bangunan SDN Wanasari kini nampak seperti baru kembali, pasalnya bangunan sekolah tersebut baru saja merampungkan pengerjaan rehab ruang kelas baru sebanyak 2 lokal, adapun anggaran yang di terima Sekolah tersebut berasal dari sumber dana APBN Tahun 2017 sebesar Rp. 176.413.000,
‎SDN Wanasari yang berada di lingkungan UPT Pendidikan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya selama ini memang tidak layak pakai, terutama bangunan ruang kelas kelas 1 dan kelas 4 selama ini keadaannya sangat mengkhawatirkan, pasalnya selain sudah tidak layak pakai, juga sudah bertahun-tahun belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah.
‎ Menurut pengakuan Ajum Herdiana, S.Pd dengan memanfaatkan secara prosedural bantuan tersebut saat ini tealisasi pembangunannya sudah mencapai 100 % rampung, finishing yang sekarang tengah di laksanakan banyak terhambat oleh faktor alam yaitu musim penghujan yang mengguyur kawasan Tasik selatan (Tasela).
‎Menurut Ajum Herdiana,S.Pd saat di komfirmasi, kami bersyukur akhirnya keinginan untuk merehab ruang belajar yang telah berapa lama diharapkan sudah terealisasi, ukuran bangunan yang ada ternyata tidak sesuai dengan ketentuan ruang yang sekarang, penambahan 2 meter volume menjadi ketentuan agar ujuran luas ruang kelas sesuai dengan ketentuan pemerintah,dan sekarang pengerjaannya sudah mencapai 100%,adapun pelaksanaan pembangunan dilaksana secara swakelola.
‎Meski begitu tak mempengaruhi anggaran yang kami terima, kami terus berupaya agar dunia pendidikan terkait dengan sarana dan prasarananya bisa memadai hingga kedepannya proses belajar mengajar bisa lebih fokus,
Selanjutnya menurut ajum, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang kami terima, mudah-mudahan ini menjadikan motivasi bagi semua tenaga pendidik untuk terus berbakti terus bekerja dalam mencetak generasi yang berilmu, generasi yang cerdas, penerus harapan bangsa yang nantinya bisa membawa indonesia menjadi negara maju beretika dan berahlaq tentunya, ungkap ajum mengakhiri pembicaraannya./iskandar