kesepakatan kerja sama indonesia dan as

kesepakatan kerja sama indonesia dan as

Dalam kesepakatan kerja tersebut. AS akan mendatangkan teknologi mutakhirnya guna mendukung kebutuhan energi di Indonesia dan mendukung proses limbah menjadi produk sampingan bernilai tinggi.

Suaraindependent.id – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence dan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) menyaksikan penandatanganan 11 kesepakatan kerja sama perdagangan dan investasi lebih dari USD10 miliar atau Rp133 triliun (Rp13.316/USD).

Dubes AS menyampaikan kesepakatan ini memperlihatkan dukungan perusahaan-perusahaan AS terhadap upaya Indonesia untuk mendapatkan energi yang lebih bersih melalui pengembangan sumber daya panas bumi dan pasokan gas alam cair secara jangka panjang.

Selain itu, melalui pengadaan peralatan teknologi mutakhir AS. Indonesia akan meningkatkan kemampuannya untuk menyediakan energi terbarukan dengan harga terjangkau. Dalam kesempatan yang sama, juga ditandatangani dua kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama di sektor penerbangan dan pertahanan.

Wapres Pence mengatakan semua kesepakatan tersebut akan berkontribusi untuk miningkatkan pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja di kedua negara.

“Hari ini (kemarin), atas nama Presiden Donald Trump. Saya merasa terhormat bisa mendampingi Wapres Jusuf Kalla, beserta perusahaan-perusahaan Amerika dan Indonesia. Dalam pendandatangan sejumlah kesepakatan bersejarah yang akan semakin mempererat hubungan kedua bangsa serta memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara,” ujarnya.

“Perusahaan-perusahaan Amerika sangat menghargai kesempatan yang terbuka di Indonesia. Hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi kemitraan ekonomi AS-Indonesia,” tandas Pence.

Berikut 11 kesepakatan kerja sama Indonesia dan AS di sektor komersial:

1. Applied Materials dan PT PLN menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan infrastruktur transmisi listrik Indonesia. Applied Materials akan menggunakan tekonologi pembatas arus gangguan (fault current limiter) untuk meningkatkan infrastruktur 500 KW PLN.

2. ExxonMobil menandatangani kontrak untuk memasok gas alam cair sebanyak 1 juta ton per tahun ke Pertamina. Selama 20 tahun, mulai dari tahun 2025.

3. General Electric

GE bersama mitra-mitranya telah berkontribusi dalam proyek 35.000 MW dengan menyediakan listrik sebesar 600 MW, dan telah terpilih sebagai penyedia jasa tekhnologi untuk proyek pembangkit 2.650 MW.  Hal  ini mencakup mesin turbin paling efisien di dunia 9HA, yang membantu mengurangi biaya produksi listrik di Indonesia. Menghemat bahan bakar, dan mengurangi emisi karbon.

Greenbelt Resources

4. Greenbelt Resources [OTC:GRCO] dan PT Jababeka Infrastruktur menandatangani kesepakatan untuk mengembangkan fasilitas pengolahan limbah di Jababeka, yang dinamakan JababECO. Proyek ECOsystem ini yang menggunakan teknologi terdepan AS ini, akan mewujudkan sustainable circular economy atau  sistem ekonomi “melingkar” berkelanjutan dengan mengolah sampah makanan perkotaan menjadi berbagai macam  produk.  Termasuk etanol, pakan ternak, pupuk, dan air suling. Fase pertama  senilai USD4,5 juta. Dengan nilai penjualan produk tambahan sebesar 6 juta dolar AS secara kumulatif selama lima tahun berikutnya.

5. Haliburton dan PT PLN telah menandatangani dua kesepakatan untuk mengembangkan sumber daya panas bumi Indonesia. Pada Februari, kedua belah pihak menandatangani kontrak manajemen proyek terintegrasi senilai  USD34 juta untuk melakukan pengeboran dan merampungkan sumur panas bumi di Tulehu, Ambon. Kedua belah pihak juga telah menandatangani kesepakatan untuk membentuk aliansi strategis jangka panjang untuk pengembangan energi panas bumi. Dalam kerangka ini, kedua perusahaan akan mengembangkan konsesi panas bumi PLN, termasuk investasi potensial dari AS.

6. Honeywell

Honeywell telah dipilih oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk menyediakan 34 mesin turboprop TPE331 untuk NC212i selama empat tahun ke depan, yang akan meningkatkan kemampuan pesawat tersebut. Selain itu, Honeywell akan memberikan pelatihan TPE331 kepada para pakar mesin PTDI. Untuk meningkatkan keterampilan pemeliharan lini dan mentransfer pengetahuan teknis ke perusahaan berbasis lokal. Kesepakatan ini akan meningkatkan kinerja PTDI sebagai produsen pesawat, sekaligus membuka lapangan pekerjaan di AS.

7. Lockheed Martin

Dalam kesepakatan ini. Angkatan Udara Indonesia akan membeli sniper advanced targeting pods produksi Lockheed Martin. Teknologi canggih, yang akan melengkapi pesawat F-16A/B yang ditempatkan di Pangkalan Udara Iswahyudi ini akan meningkatkan ketahanan maritim dan wilayah Indonesia dalam menjalankan operasi bersama Amerika Serikat dan mitra-mitra regional lainnya. Lockheed Martin akan memproduksi sniper ATP di Orlando. Florida dan bekerja sama dengan AU untuk melatih para pilot beserta personil pemeliharaan.

                                                     NextGen

8. NextGen dan Samarinda. Kalimantan Timur menandatangani nota kesepahaman awal untuk proyek pengolahan 800 ton per hari limbah rendah karbon atau pupuk biochar. Fasilitas ini akan memproses sampah kota menjadi listrik dan pupuk organik biochar sebesar 18 MW untuk mendukung pertanian setempat.

Proyek bernilai total USD70 juta tersebut akan dibangun. Dimiliki, dan dioperasikan oleh NextGen dan mitra-mitranya dengan pendanaan swasta. Nota kesepahaman tersebut akan menyediakan kerangka untuk mengembangkan proyek dan proses pendanaan, dan akan diikuti oleh kesepakatan akhir untuk mengolah sampah antara Samarinda dan perusahaan proyek NextGen.

Baca juga : ASAL USUL TANAMAN PADI DIDUNIA

Proyek ini juga mencakup fasilitas pertanian. Dalam ruangan yang dimiliki bersama yang dikembangkan oleh Endless Sky Low Profit Limited Liability Company yang berbasis di AS, yang akan dioperasikan oleh perusahaan sosial baru untuk menciptakan lapangan kerja bagi pemulung sampah yang kini aktif bekerja di tempat pembuangan akhir (TPA) di Samarinda. Proyek ini sangat mungkin menjadi fasilitas gasifikasi limbah rendah karbon menjadi energi pertama yang beroperasi di Indonesia.

9. Pacific Intra Capital LLC

Pacific Intra Capital LLC dan perusahaan afiliasinya. PT Infra Cerdas Indonesia, menandatangani kesepakatan bersama PT PLN untuk mengimplementasikan sistem infrastruktur metering canggih (advanced metering infrastructure) di Indonesia. Fase percobaan proyek ini akan diawali dengan 1.000 meter di Bali, dilanjutkan dengan fase kedua. Yang mencakup hingga 4,5 juta meter di jaringan listrik Jawa-Bali.

Proyek ini akan menggunakan teknologi mutakhir yang dihadirkan oleh konsorsium AS. Yang mencakup General Electric, Siemens USA, eMeter, Trilliant, dan lainnya. Nilai total proyek adalah USD2 miliar, dengan pengembangan dan pendanaan putar kunci dari Pacific Infra Capital.

10. PowerPhase

PowerPhase menandatangani kesepakatan dengan anak perusahaan PT PLN. Untuk megirimkan  produk Turbophase yang telah dipatenkan guna meningkatkan efisiensi dan hasil pembangkit listrik tenaga gas. Kesepakatan tersebut mencakup rencana implementasi secara bertahap, dimulai dari studi kelayakan. Dan dilanjutkan dengan proyek awal 100 MW, dengan rencana implementasi penuh 2.000 MW.

Proyek-proyek ini akan menggunakan teknologi canggih AS

Untuk meningkatkan efisiensi dan daya hasil turbin yang sudah ada. Sekaligus memperbaiki profil emisi lingkungan. Proyek ini akan menggunakan pendekatan putar kunci, termasuk pendanaan dari PowerPhase. Nilai total proyek adalah 80 juta dolar AS untuk fase satu dan sekitar 1,6 miliar dolar AS untuk skala penuh. Implementasi penuh akan menghemat biaya pembangkit listrik sebesar 11,6 miliar dolar AS selama 20 tahun.

11. Ormat Technologies Inc. Sebuah perusahaan Amerika dengan kantor pusat di Reno, Nevada. Berserta mitra-mitranya, akan menyediakan 110 MW untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi di Sarulla, Sumatra Utara. Saat telah dikembangkan secara penuh nanti, proyek ini akan menghasilkan tenaga sebesar 320,8 MW. Dengan nilai total proyek sebesar USD1,7 miliar dan USD260 juta, di antaranya nilai peralatan yang disediakan oleh Ormat untuk proyek tersebut.

Proyek Panas Bumi Sarulla menggunakan teknologi ramah lingkungan, yang memastikan pengunaan sumber daya panas bumi secara optimal dan berkelanjutan. Untuk menghadirkan kapasitas isi ulang yang bersih dan berbiaya efektif. Proyek ini, yang merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di dunia. Mendukung dan menciptakan lapangan kerja dalam bidang teknologi bersih, baik di Amerika Serikat maupun Indonesia.

 

Ikin.R/Red. Suara independent.