Telaga Denuh Tasikmalaya

Telaga Denuh Tasikmalaya

Talaga Denuh, secara administratif berada di Kampung Daracana, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

 

Suaraindependent.id-Talaga Denuh adalah telaga natural yang dikelilingi oleh gunung-gunung. Talaga Denuh menurut managerial berposisi di Kampung (Daracana, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat).

Lokasi ini 100 Km dari Tasikmalaya, merandai jalur utama mengarah Kecamatan Cipatujah. Untuk mendatangi Kecamatan Culamega, telusuri arah Kawasan , Karangnunggal, Bantarkalong, maka masuk di percabangan Darawati. Telah terdapat papan penunjuk jalan dan ada pos ojek Darawati sebagai patokan.

Dari percabangan Darawati akan diperlukan waktu 40 sampai 50 menit untuk tiba di Daracana, dini penjelajahan maju dengan jalan kaki. Perihal jalan dari ‘’Darawati limit Desa Cikuya’’ cukup rusak, tetapi tidak parah, kelas jalan Kabupaten dengan lapisan apsal paling atas yang sudah menghilang akan mendominasi jalur ini.

Perihal jalan yang bagus akan terinjak ketika di ”kebon karet” persimpangan Desa Bojongsari. Bilamana sulit mencari galur di peta. Sebaiknya tanya kepada warga setiap menjumpai persimpangan jalan. Umumnya warga disekitar sudah mengetahui Talaga Denuh sehingga tidak sulit untuk meminta arahan jalan.

Mendatangi Bojongasih, perihal jalan tidak amat bagus, dengan bolongan sana-sini serta jalan yang telah terkelupas bakal dilalui sampai percabangan Kp. ‘’Daracana-Desa Bojongsari’’.

Jalur Desa Bojongsari penuh dengan rumah-rumah penduduk. Jalan menurun, mengarungi sungai yang cukup besar didasar bukit dan selanjutnya jalan akan kembali datar dan menanjak meskipun tidak terlalu curam.

Di perbukitan dan sawah yang nyaris mengontrol sejauh aliran di dasar perbukitan. Bojongsari dibilang cukup ramai, ada beberapa tempat peribadatan.

Warung-warung

 

Warung-warung yang sebagaimana untuk mengamankan kayu dapatan tebang di hutan-hutan di perbukitan, dan pengecer bensin pun banyak di sepanjang perjalanan.

Untuk mendatangi ‘’Kp. Daracana’’ yang keadaanya di jabal, ikut jalan Bojongsari tiba di SD dan ialah arah ke sisi sungai, jalan buntu.

Di depan SD ini ambil jalan menanjak. Rutenya bakal menanjak dan berat dengan keadaan selesai di cor, disarankan untuk berhati-hati berhubung jalannya lebih kecil. Barangkali cuma sebesar 1 buah mobil minibus dengan sisi kanan berupa jurang dan sisi kiri merupakan tebing yang batu-batunya mudah terlepas.

Bilamana hujan, jalannya rada licin. Tak lama berbelok dari depan SD, hendak menjumpai percabangan jalan di areal yang datar.

Belok ke kiri, jalan yang menanjak, ikuti lalu nantinya jalan bakal menukik dan capai pada sebuah areal papak dengan perihal jalan cor yang menginjak hilang.

Di penghujung jalan cor ini pilih jalan yang menurun sebelah kiri dan stop didepan SDN Denuh. Area untuk mengamanahkan kendaraan sekalian titik awal untuk memulai perjalanan Anda dengan berjalan kaki.

 

Baca juga:KARANGNUNGGAL AKAN MENJADI OBJEK WISATA SEJARAH DI TASIKMALAYA

 

IRFAN.P./RED. SUARA INDEPENDENT.