PT Pertamina bersiap dengan menambah pasokan gas elpiji sejak menjelang Ramadan hingga paska Lebaran.

PT Pertamina bersiap dengan menambah pasokan gas elpiji sejak menjelang Ramadan hingga paska Lebaran.

PT Pertamina bersiap mengantisipasi peningkatan konsumsi elpiji 3 kg dengan menambah pasokan sejak menjelang Ramadan hingga paska Lebaran.

Suaraindependent.id – Jelang Ramadan dan Lebaran, konsumsi gas elpiji 3 kilogram (kg) dipastikan mengalami peningkatan. PT Pertamina bersiap melakukan antisipasi peningkatan konsumsi gas melon dengan menambah pasokan sejak menjelang Ramadan hingga paska Lebaran.

Officer Communication and Relations PT Pertamina MOR VI, DIY dan Jawa Bagian Tengah Muslim Dharmawan mengatakan, pada saat Ramadan dan Lebaran penggunaan elpiji 3 kg atau gas melon selalu mengalami peningkatan. Biasanya di dua moment tersebut, pola memasak dari masyarakat mengalami kenaikan signifikan.

Di samping itu, biasanya masyarakat juga membeli dalam jumlah lebih banyak. “Biasanya beli satu, karena puasa terus beli dua tabung. Khawatir kalau pas makan sahur kehabisan elpiji 3 kg,” kata dia.

Pihaknya memprediksi, pada Ramadan dan Lebaran kali ini konsumsi elpijin 3 kg akan mengalami peningkatan sekitar 10% dibanding konsumsi gas melon di hari biasa. Agar tidak terjadi kelangkaan selama Ramadan dan Lebaran, pihaknya juga menambah pasokan sebanyak 10% dibanding konsumsi harian.

Baca juga : Takjil Praktis, Es Cincau Siram Susu Enak dan Segar

Dia mengungkapkan, rata-rata sekarang ini untuk Jateng dan DIY mencapai 3.255 matrik ton (MT). Jumlah tersebut equivalen dengan 1.085.000 tabung saat sebelum ramadhan.

Selama Ramadan dan Lebaran sampai H+10 pihaknya memperkirakan konsumsi gas melon akan meningkat menjadi 1.108.500 tabung. “Prediksi naik 10 % kita ikuti dengan stok,” ucapnya.

 

P.s/Red. Suara independent.