Lampu Lalu Lintas Diciptakan Pertama Kali Di London. Lampu ini pertama kali ditemukan oleh Lester Farnsworth Wire, pada awalnya hanya ada 2 warna.

Suaraindependent.id – Sejarah Lampu Lalu Lintas Dan Mengapa Berwarna Merah Kuning Hijau – Kamu tentu tidak asing dengan lampu lalu lintas atau juga yang sering disebut dengan lampu merah. Lampu yang biasanya berada di perempatan jalan ini dan pertigaan jalan menjadi pemandu pengguna lalu lintas di perjalanannya.

Bayangkan jika tak ada lampu lalu lintas, semua pengemudi tidak akan mengetahui kapan harus berhenti dan kapan untuk melaju. Tentu ini akan merusak ketertiban berlalu lintas. Tapi dari mana asal mula lampu lalu lintas ini?

Diciptakan Pertama Kali Di London

Lampu lalu lintas terpasang pertama kali di London, karena pada waktu itu sudah banyak kendaraan motor yang melintas, namun hanya ada 2 warna, yaitu hijau dan juga merah. Lampu ini pertama kali ditemukan oleh Lester Farnsworth Wire.

Baru satu tahun setelah lampu lalu lintas ditemukan, tepatnya di Januari 1869 lampu lalu lintas itu meledak dan melukai salah satu polisi yang sedang berada di dekat lampu lalu lintas tersebut. Setelah kejadian tersebut, lampu lalu lintas pun tak pernah dipasang lagi.

Tidak lama kemudian lampu lalu lintas model baru ditemukan oleh Garret Augustus Morgan. Dan ia kembali merancang lampu lalu lintas dengan menambahkan tanda baru yaitu stop and go.

Baca juga : Motor Listrik Essence Ini Dihargai Rp800 Juta

Merah Itu Darah

Dalam arti disini bukan berani untuk terus jalan, karena arti warna merah pada lampu lalu lintas adalah berhenti. Warna merah diidentikkan dengan darah.

Pada zaman peperangan dulu, terjadi peperangan yang sangat mengerikan hingga menumpahkan darah yang tak terkira jumlahnya.

Untuk itu, orang-orang berniat menghentikan peperangan dengan warna ini yang berarti berhenti / STOP. Itu untuk menghentikan pertumpahan darah yang tengah terjadi. Sehingga dibuatlah warna merah yang mengartikan kendaraan harus berhenti.

Kuning Itu Hati-Hati

Mengapa demikian? karena jaman perang dahulu, berbagai orang menggunakan api sebagai senjata utama untuk berperang. Kuning diibaratkan sebagai warna api.

Ketika musuh datang dengan membawa api, mereka akan berhati-hati serta siaga. Dengan begitu, warna kuning diartikan sebagai hati-hati.

Hijau Berarti Aman

Ketika lampu berwarna hijau, kendaraan diperbolehkan berjalan.

Karena warna hijau diidentikkan dengan daun-daunan, daun-daunan memberikan ketenangan untuk siapa yang memandangnya. Maka diartikan lah warna hijau sebagai aman dan juga boleh berjalan.

Jadi seperti itulah sejarah lampu lalu lintas dan warna yang digunakan. Namun kenapa di Indonesia lampu lalu lintas hanya disebut dengan lampu merah? Padahal warnanya tidak selalu merah.

 

Seni.N/Red. Suara independent.