Yamaha sudah memperkenalkan skuter matik (skutik) bongsor bermesin 250 cc yaitu XMAX.

Suaraindependent.id – Yamaha XMAX tak hanya akan dijual di Indonesia, tapi juga bakal diekspor ke berbagai negara dari Indonesia, termasuk ke Eropa yang menggunakan mesin 300 cc.

Untuk tahap awal, Yamaha XMAX ditujukan untuk ekspor terlebih dahulu. Baru nanti kemudian menyusul untuk pasar domestik Indonesia.

XMAX versi domestik dan ekspor tak banyak perbedaan. Bedanya hanya pada kapasitas mesin, standar emisi serta penggunaan mata kucing, sisanya sama.

GM Aftersales and Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M Abidin mengatakan, Yamaha XMAX mengadopsi DNA Maxi Scooter khas Yamaha. Motor ini mengusung konsep keseimbangan, performa dan kepraktisan fungsi.

Baca juga : Motor Listrik Essence Ini Dihargai Rp800 Juta

“Untuk teknologinya, XMAX sudah ada LED headlamp, termasuk taillamp juga,” kata Abidin saat menjelaskan fitur XMAX di kantor Yamaha Indonesia di Pulogadung, Jakarta.

Skuter bongsor ini juga diklaim memberikan handling yang baik. Motor dibekali suspensi depan yang mirip seperti motor sport.

“Garpu depan panjang sekali. Diameternya 33 mm inner tube telescopic membuat lebih agile dan light handling. Kemudian ban lebar, cukup besar depan ukuran 120/70-15, belakang 140/70-14. Dan light body, bobotnya hanya 179 kg,” jelas Abidin.

Yamaha XMAX juga mendapatkan beberapa fitur keamanan dan keselamatan. Salah satunya adalah Traction Control System (TCS).

“Karena torsiya besar, itu saat akselerasi cenderung menimbulkan spin pada roda belakang. Nah Yamaha sudah memikirkan dengan fitur safety yang namanya TCS atau traction control system. Jadi pada saat roda depan dan belakang tidak seimbang, dia akan merekayasa ignition di ECU. Kemudian dilengkapi lagi dengan ABS,” ujar Abidin.

Untuk kenyamanan, ada beberapa bagian yang bisa diatur posisinya. Di antaranya adalah windshield yang bisa diatur ketinggiannya hingga 50 mm, dan setang yang bisa diatur posisinya.

“Adjustable handlebar, jadi handle bar bisa dimajuin, bisa dimundurin,” katanya. Kemudian untuk posisi riding ada dua posisi kaki, yaitu posisi agresif dan posisi lebih rileks.

Abidin menyebut, mesin XMAX sudah menggunakan teknologi Bluecore. Sayangnya, spesifikasi detail mesin XMAX belum dirilis.

“Teknologinya pakai forged crankshaft. Mesinnya pakai Bluecore. Pakai new designed liquid-cooled 4 stroke 4 valve engine. Dan FI setting yang terbaru. Lightweight engine dengan forged crankshaft, forged piston dan diasil cylinder. Setting injeksi pakai 12 hole injector dan throttle body diameter 35 mm,” jelas Abidin.

Fitur lainnya pada XMAX di antaranya adalah cluster meter besar yang menampilkan spidometer dan takometer, electric power socket untuk men-charge gadget, hingga bagasi besar berkapasitas 45 liter yang cukup untuk 2 helm full face. “Dan XMAX pakai smart key system terbaru, keyless,” ujar Abidin. (rgr/ddn)

 

P.s/Red. Suara independent.