Warga Desa menginginkan perbaikan saluran air, karena warga membutuhkan air untuk keperluan sehari hari , atau untuk mengaliri lahan pertanian.

Suaraindependent.id. Untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur serta memenuhi hak dan kebutuhan dasar warganegara. Negara menyelenggarakan perlindungan pemberdayaan masyarakat, khususnya petani secara terencana, terarah. Dan berkelanjutan hal ini tertuang dalam UU. No 41 Tahun 2009 danUU Noo 19 Tahun 2013.Tentang Perlindungan Petani.

Keluh kesah Masyarakat desa Hegarmanah dalam menghadapi musim kemarau yang akan datang ketika saluran air takkunjung di perbaiki oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah.

lahan pertanian yang dahulu subur dengan air yang berlimpah kali ini sebaliknya. Saluran sepanjang kurang lebih 2.5 km kini tidak berpungsi dan rusak parah, perlukan perbaikan total.

baca juga : Anggota Polsek Bantarkalong Rereongan Bantu Pembangunan Masjid

Upaya perbaikan sudah dilakukan. Hampir tiap minggu masyarakat bergotongroyong memperbaiki saluran, namun hasilnya air takkunjung datang. Karena kerusakan mencapai hampi 90 % solokan sudah rusak dan takmungkin bisa di perbaiki hanya dengan tenaga saja, di perlukan biaya yang cukup besar untuk pungsikan saluran air tersebut.

Kepala desa Hegar manah bpk Pendi Ependi menuturkan bahwa dahulu bendungan Cirompang di bangun oleh pemerintah daerah untuk mengairi lahan pertanian di beberapa desa. Antara lain petani desa Hegarmanah, Bunbulang, Hanjuang dan desa Margalaksana, dengan luas 847 hektare.

Dari peruntukan 847, hal saat ini hanya setengahnya yang dapat di aliri air bendungan Cirompang, dan selebihnya menjadi lahan tadah hujan. Ketika musim hujan petani mengolah tanah menjadi sawah, namun pada musim kemarau tanah tersebut menjadi lahan tidur.

meskipun menelan anggaran cukup besar namun hasilnya hanya bertahan tidak lebih dari satu tahun saja.

Sejak di bangun bendungan Cirompang juga pernah di perbaiki oleh pemerintah melalui UPTD dinas SDAP wilayah VIII Bungbulang. Daerah irigasi Cirompang dengan menelan anggaran yang cukup besar, namun hasilnya hanya mampu beberapa tahun saja.

Bukan rahasiah lagi jika pekerjaan di menangkan oleh pihak ketiga. Jelas mereka pun mencari keuntungan dari sebuah pekerjaan, sehingga kualitas pekerjaan menjadi tidak sempurna. Maka kami berharap anggaran perbaik saluran air cirompang di serahkan kepada masyarakat yang lebih mengetahuai area, kondisi, dan kebutuhan daerah setempat. “tuturkades Pend iEpendi”. Endang Sudirman Kabiro Kab.Garut