Tasikmalaya Suara Independent, Kali ini saya akan mencoba berbagai tips cara menanam pohon albazia barangkali bermanfaat bagi anda semua. Saya akan menguraika satu-persatu tata cara menanam pohon albazia, dibawah ini adalah prosesi penanaman pohon Albazia.

Setelah bibit yang sehat disiapkan.

Eh,,, tunggu dulu ada info baik nih, buat anda yang membaca artikel ini, anda berminat usaha menanam pohon albazia? tapi tidak punya modal untuk memulai usaha ini, jangan khawatir. Sekarang ada program dari pemerintah yaitu program Kebun Bibit Rakyat (KBR). Anda yang mana kita tinggal mengajukan proposal saja ke Departemen/Dinas terkait,di Kota atau Kabupaten dimana tempat anda tinggal, ini lah artikel yang wajib anda baca.

 1.Waktu Penanaman :

Menanam pohon Albazia sebaiknya dilakukan pada moment yang tepat, waktu penamanannya tidak tepat maka hasil yang di dapatkan juga tidak akan maksimal. Waktu yang tepat untuk menanam adalah pada saat musim hujan. Maksudnya, agar pohon tersiram air hujan dan kita tidak perlu lagi sibuk untuk menyirami pohon. Karena air hujan tersebut sudah cukup mewakili untuk menyiraminya.

2. Mempersiapkan Lahan:

Lahan merupakan hal terpenting yang harus dipersiapkan dalam proses penamanan pohon. Lahan yang tepat untuk menanam pohon adalah lahan yang sudah bebas ilalang, rumput liar, dan sebagainya. Jika hal tersebut masih ada maka dapat segera dilakukan pembersihan. Caranya adalah dengan membersihkan menggunakan  peralatan manual, mesin atau secara kimia.

Kemudian, dilakukan proses pembuatan lubang tanaman. Adapun ukuran yang tepat adalah 25 cm x25 cm cm. Sedangkan jarak antar tanaman adalah 3×3 meter. Tujuannya adalah supaya ketersediaan makanan cukup, sinar matahari leluasa masuk, akar dari tanaman dapat bergerak aktif. Setelah lubang selesai dibuat masukkan furadan. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya. Hama/nematode akibat yang ditimbulkan dari hewan ini adalah mengerat akar tanaman dan pada akhirnya bibit pohon tersebut mati.

Untuk proses pemupukan awal dilakukan menggunakan kompos sebanyak 3 kg per lubang. kemudian, ditambahkan pupuk (NPK) sebanyak 20 gr per lubang. Untuk memperkuat akar tanah maka pupuk NPK ini juga harus dicampur dengan media tanah.

3.Penanaman Pohon Albazia :

Bibit pohon Albazia sangat rentan untuk patah dan terluka. Maka untuk proses penanaman jangan sampai memegang batang pohon. Bagian yang dipegang ketika menanam adalah polybag nya. Kemudian, segeralah siram ketika waktu itu tidak terjadi hujan. hal ini dilakukan untuk menghindari tanah cepat kering dan akhirnya membuat tanaman mati.

Faktor-faktor yang perlu dihindari dari penanaman Albazia

Tanaman Albazia merupakan tanaman yang mampu bertahan di berbagai macam situasi dan kondisi. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghidari tananaman tersebut cepat mati. Hal yang perlu dihindari adalah :

1.Lahan Tergenang Air :

Sebelum menanam anda harus dapat memastikan bahwa lahan tersebut tidak tergenang air. Situasi ini biasanya terjadi ketika terjadi hujan yang sangat deras. Sehingga, mengakibatikan lahan tergenam air. Hal inilah yang perlu untuk dihindari ketika anda menanam pohon Albasia. Akibat dari genangan air ini adalah mengurangi tingkat pertumbuhan pohon tersebut, terlebih kalau kegenangnya cukup lama maka akan menimbulkan pembusukan pada batang akar dan akhirnya pohon mati.

2.Tidak Terhalang Oleh Pepohonan Yang Tinggi :

Tanaman tersebut harus cukup menyerap sinar matahari dan masukan oksigen yang cukup agar pertumbuhannya cepat dan daging pohonnya keras.

3.Hindari Rumput liar dan Ilalang :

Tanaman yang baik adalah yang dapat terhindar dari adanya gangguan ilalang atau rumput liar. Hal ini dilakukan ketika diawal penanaman. Tujuannya adalah untuk menghindari kalah persaingan dengan semak belukar. Persaingan tersebut meliputi mendapatkan sinar matahari, nutrisi, dan ruang geraknya.

Demikian sekilas tentang tatacara penanaman pohon Albazia yang dapat kami sampaikan semoga  bermanpaat dan selamat mencoba. Artikel ini kami kutip dan kami kembangkan dari berbagai sumber.

 

Irfan.P/ Red.Suara Independent.