Tasimalaya, 14- maret- 2017 ,Suara Independent,  Sejalan dengan program pemerintah pusat mengenai ketahanan pangan dan masyrakat mandiri pangan dimana Departemen Pertanian dan MABES TNI melakukan kerja sama program (SERGAP ) Serapan Gabah Petani untuk kabupaten Tasikmalaya Departemen pertanian bersama KODIM 0612 Tasikmalaya beserta jajaran dan pemerintah dibawahnya pada hari selasa 14 maret 2017 melakukan panen perdana musim tanam 2017 yang berlokasi di kampung Cigeureung desa Singajaya Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya dimana acara tersebut dihadiri oleh KASDIM 0612 Tasikmalaya bapak Mayor Inf Nirca Zahrudin BULOG bapak Agus suparno dan Deni suhendar,Danramil Cibalong Kapten Inf Tusiran,Kapolsek cibalong AKP dadad,Camat Cibalong bapak Ajo Sujono,Kepala BP3K bapak Dedi Rusmana,kepala desa Singajaya bapak Daden Alek Solihin beserta jajarannya bekerja sama dengan GAPOKTAN TANI JAYA melakukan panen perdana seluas 30 hektar.

Program ini bertujuan untuk mensejahterakan petani dimana pihak Bulog dan mitranya langsung turun kelapangan membeli hasil panen petani yang dinaungi oleh kelompok tani dengan standar kadar air 25 % dan kadar hampa 11 % dengan harga Rp 3400 dan apabila standar kadarnya menurun maka harga tersebut akan berubah menjadi lebih tinggi .

Program ini harus berkesinambungan ditegaskan kepala dinas pertanian yang kami wawancarai dikarenakan pemerintah kabupaten Tasikmalaya menargetkan untuk tahun 2017 sebesar 97.000 ton beras yang bisa diserap oleh pihak Bulog dan target 10.000 ton untuk beras organik dimana sudah terbuka peluang eksport beras organik ke eropa dan amerika sebuah peluang besar yang sudah terbuka luas bagi kabupaten Tasikmalaya dimana beberapa waktu sebelumnya telah melakukan eksport beras organik yang memenuhi standar kualitas internasional .

Kembali ditegaskan oleh Kadis Pertanian bapak Dr H Muhammad Zen bahwa kerjasama semua kalangan masyarakat mulai kelompok tani dengan pihak penyuluh pertanian agar lebih memasyarakatkan sistem pertanian organik karena ditinjau dari sisi kesehatan lebih sehat dan mempunyai nilai yang cukup tinggi yang akan meningkatkan trap penghasilan petani dan pemerintah sendiri dengan programnya siap membantu masyarakat berupa bantuan bibit,pupuk maupun alat alat pertanian modern yang akan memudahkan petani dalam proses penggarapan dan pemeliharaan.

W.007/Ihsn.Ir Red.Suara Independent