sambungan dari jilid I : Memasuki Dunia Politik Harus Dengan Perut Kenyang

‘’Pokoknya saat itu yang rusak diperbaiki, yang gelap menjadi terang, dari mulai infrastruktur jalan, rumah tidak layak huni, pemasangan PJU, PSU,dan lainnya saya bawa programnya ke Kecamatan Cikalong dan daerah pemilihan saya lainnya. Sampai pada periode ke dua kali ini bertambah lagi perkembangannya pembangunannya sampai 20%, meski sedikit  rasa kecewa ada. Karena apa yang saya lakukan pada periode pertama melaksanakan pembangunan, ternyata tidak membuat perolehan suara lebih baik. Dikarenakan kalah dengan serangan fajar malam pencoblosan dengan beberapa lembar rupiah, tetapi saya tidak kapok dan tetap membangun untuk masyarakat,’’Kenang Ujang sambil tertawa lebar.

Pekerjaan Rumah Pemerintah di Tasikmalaya Selatan Sangat Menumpuk

DUA  periode  menjabat di DPRD dan berhubungan langsung dengan masyarakatnya di Tasikmalaya Selatan, Ujang paham betul dengan kondisi disana serta apa yang menjadi kebutuhan rakyatnya. Dari mulai banyaknya potensi yang belum di gali secara maksimal, hingga kebutuhan hidup masyarakat yang sampai saat ini masih belum bisa terpenuhi  dengan baik oleh pemerintahannya.

Ujang mencontohkan, pada bidang di Kecamatan Cikalong sudah sangat layak berdiri sebuah Rumah Sakit yang tarafnya sama dengan RS SMC di Kecamatan Singaparna. Pasalnya, jauhnya jarak 10 Kecamatan yang berada di Tasikmalaya Selatan ke rumah sakit satu-satunya milik pemerintahan itu malah membuat pasien seringkali lebih parah lagi sakitnya atau bahkan sama sekali tidak tertolong saking jauhnya jarak yang harus di tempuh. Persoalan lain yang harus pula segera mendapatkan sentuhan pemerintah adalah, bidang , wisata, pasar tradisional yang moderen berupa pasar induk, pengolahan kayu dan tambah, hingga pembangunan dermaga yang memadai untuk berlabuhnya kapal-kapal besar.

‘’Dengan demikian maka kebutuhan kesehatan, serta kemajuan pada perekonomian pun akan akan meningkat pula. Hal itulah yang sangat didambakan masyarakat disana, tentunya harus mendapatkan dorongan dari semua pihak agar pemerintahan memiliki niat yang baik dengan membuat kebijakan agar keinginan itu segera terwujud,’’ beber Ujang.

Bahkan bukan tidak mungkin menurutnya, apabila sebuah dermaga besar telah di buat maka produk dalam dan luar negeri justru masuk dari daerah selatan. Seiring sejalan maka kemajuan pada berbagai bidang pun akan terwujud, termasuk kebutuhan lainnya berupa lembaga pendidikan setingkat pendidikan tinggi pun bisa berdiri. Apabila Kecamatan Cikalong merupakan daerah perbatasan yangmemiliki pulau terluar di Pulau Jawa yakni Nusa Manuk yang mesti mendapatkan perhatian karena secara ekonomis memperpanjang jarak Zona Ekslusif Ekonomi (ZEE) sebuah Negara pada bidang maritim.

7 Langkah Dari Rumah Menjadi Milik Rakyat Kabupaten Tasikmalaya

DITANYA berkenan dengan kesibukannya menjalankan tugas mengabdi ddi DPRD Kabupaten Tasikamalaya dengan  segudang kesibukan, sambil tertawa lepas Ujang menyebutkan apabila 7 langkah dari rumah maka dirinya sudah bukan milik keluarga saja. Melainkan milik seluruh masyarkat Kabupaten Tasikmalaya yang akan berusaha bekerja maksimal memperjuangkan aspirasi dan keinginan rakyat di parlemen.

Ternyata kelakarnya itu tertanam di benak keluarganya, yang terbukti memberikan dukungan penuh kepadanya untuk bisa bekerja menjalan kan tugas dengan sebaik-baiknya mengemban kepercayaan masyarakat. Anak dan istrinya tidak pernah memprotes apabila lebih banyak waktunya dipergunakan untuk kegiatan partai ataupun aktivitasnyadi DPRD yang memang menyita banyak waktu.

‘’Malah sangat mendukung, kendati memang sering kali akhirnya tugas keluarga yang harus dikerjakan oleh isteri  namun sama sekali tidak menjadi persoalan serius. Mereka pun sadar jika saya harus melaksanakan tugas dan menjaga kepercayaan masyarakat dengan sepenuh hati , meskipun keluarga harus dikorbankan dengan waktu yang tidak bisa saya berikan lebih banyak kepada mereka,’’ pungkasnya.

 

Ikin Roki’in / Ipan Panjiana /  Red. Suara Independent