Tasikmalaya Suara Independent, – Jalan bergelombang dan berlubang yang merupakan poros di jalan provinsi Tasikmalaya–Cipatujah kian di keluhkan oleh warga dan pengguna jalan bertype D ini, penyebab kerusakan jalan ini disinyalir warga diakibatkan karena hilir mudiknya kendaraan berat bermuatan overtonase yang melintasi jalan ini semisal truk tronton bermuatan pasir cor dan trelling/limbah pasir besi hingga truk-truk bermuatan kayu yang melebihi dari kapasitas muatanya.

Kerusakan jalan tersebut membuat warga dan pengendara kian di susahkan saat melewati ruas jalan ini, karena berdampak memperlambat waktu tempuh oleh karena itu pengendara harus memilih jalan untuk menghindari lubang yang dalam agar kendaraan tidak terperosok, saat hujan turun kondisi jalan ini kian membahayakan penggunanya kalau tak waspada, kendaraan mereka bisa terperosok dalam kubangan jalan yang tertutup oleh genangan air hingga mengakibatkan licinnya jalan. Seperti yang di utarakan Deden, warga kec.Karangnunggal ini mengaku kalau tak waspada resiko kendaraan terperosok akan dialami pengguna jalan karena kubangan dalam pada jalan sangat sporadis.’’Selain memperlambat waktu tempuh, keruksakan kendaraan juga dapat di alami pengguna jalan kalau tidak berhati-hati‘’keluhnya.

Selain berharap segera dilakukan perbaikan, warga juga meminta ketegasan aparat kepolisian dan intansi terkait untuk bertindak tegas terhadap kendaraan yang bermuatan overtonase sehingga menjadi pemicu kerusakan jalan tersebut, seperti yang di sampaikan ketua forum pembangunan Tasik Selatan, Ade karyana, menurutnya penindakan tegas harus dilakukan aparat bagi kendaraan yang bermuatan overtonase melebihi batas muatan sekitar  8 sampai 10 ton di jalan provinsi bertype D tersebut, karena selain bisa menyebabkan jalan cepat rusak, faktor lain pun bisa terjadi seperti kecelakaan, karena disebabkan oleh kelebihan muatan .

Ade Karyana mencontohkan truk tronton pengangkut pasir atau limbah pasir besi diyakini sangat berat muatannya antara kisaran 15 sampai 20 ton.’’ dan itu tentunya yang menjadikan jalan cepat rusak, Selain perbaikan secepatnya, ketegasan dan ketertiban berlalulintas khususnya untuk kendaraan beret harus dilaksanakan oleh intansi terkait, berat muatan dijalan ini agar tak terus terjadi kerusakan dikemudian hari, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan yang diakibatkan  buruknya jalan yang dilalui oleh para pengguna jalan ’’ hal inilah yang harus segera ditinjau dan dilaksanakan secepatnya oleh intasi yang membidanginya, pungkas Ade karyana saat ditemui oleh Pimpinan Redaksi Suara Independent disekertariat FORWATAS.

Mz.Ir.Red. Suara Independent.