Facebook mulai meluncurkan konten terbarunya di dalam kolom komentar yang berupa GIF. Pada Desember 2016 lalu di ajang Facebook Live.

Facebook mulai melakukan uji coba penggunaan GIF di kolom komentar. Tentu hal ini merupakan tindak lanjut setelah (Mark Zuckerberg) pada Desember 2016 lalu di ajang Facebook Live. Peluncuran ini mengindikasikan bahwa jejaring sosial terbesar di dunia ini akan mendukung konten gambar atau GIF di dalam kolom komentar.

Sebagian kecil pengguna yang terlibat uji coba konten GIF di dalam kolom komentar tersebut, sebagaimana telah dikutip dari Venture Beat, Sabtu, 25 Maret 2017 sudah bisa mulai mencoba fitur ini.

“Semua orang menyukai konten (GIF) dan kami tahu bahwa mereka ingin menggunakan (GIF) di kolom komentar,” kata juru bicara facebook. “Oleh sebab itu, kami mulai menguji fitur ini dan kami akan memberi tanggapan lebih lanjut. Namun sekali lagi, untuk sekarang fitur ini hanya baru sekadar uji coba.”

Baca juga: Modifikasi Sepeda Motor Terus Berkembang Sangat Pesat

Masih dirasa biasa saja

Bagi sebagian pengguna, adanya dukungan konten (GIF) di kolom komentar mungkin saja fitur ini tidak terlalu luar biasa. Karena sama sekali tidak menyebut nama mitra yang akan dilibatkan di dalam fitur ini, bisa jadi Facebook akan menggandeng layanan penyedia (GIF) yang sudah ada saat ini.

Belum diketahui dengan pasti, uji coba fitur GIF baru ini akan berlangsung beberapa lama, tetapi hal ini memungkinkan tujuan utamanya adalah untuk mengetahui apakah penggunanya benar-benar akan menggunakan konten GIF atau tidak di dalam kolom komentar.

Untuk saat ini, jika pengguna ingin berkomentar dengan memakai GIF, Anda harus masuk ke Giphy, Tenor, Imgur, atau beberapa layanan penyedia FIG lainnya di akun facebook Anda. Kemudian menyalin copy dan menempelkan dengan cara paste URL dari konten GIF yang Anda pilih. Cara ini betul-betul sangat bekerja dan memuaskan para pengguna facebook, tetapi sayangnya cara ini tidak simpel.

Hal inilah yang mungkin menjadi faktor utama yang  menyebabkan lebih banyak orang hanya menggunakan Reaction ketimbang menggunakan konten GIF untuk merespons suatu konten di facebook.’’Pungkasnya. Artikel ini kami kutip dan kami kembangkan dari berbagai sumber.

 

 

I.P. Red Suara Idependent.

Baca juga: Heboh di FB, Ternyata Ini Alasan Dosen Yang Mengaku Jadi Tuhan