Waspada kasus-kasus pemerkosaan bisa terjadi di sekita kita, untuk mencegahnya kita harus selalu berhati-hati karena pemerkosaan bisa terjadi kapan saja

Suara Independent. Wiradi mengatakan, pertemuan pertama korban terjadi pada Januari 2017 lalu saat korban bersama orangtuanya pergi ke sebuah pusat perbelanjaan. Saat itu, menurut korban si pelaku membuntutinya hingga pulang ke rumah.
Seminggu kemudian, sekitar pukul 11.00 Wib, saat korban sedang sendirian di rumah, si pelaku mendatangi rumah korban meminta korban untuk menerima si pelaku sebagai pacarnya. Namun, permintaan sipelaku di tolak oleh si korban. Akibat kesal cintanya bertepuk sebelah tangan, si pelaku lalu memperkosa si korban tersebut.

“Setelah itu, si pelaku mengancam korban untuk tidak boleh menceritakan kejadian itu kepada orang tua si korban. Korban mengaku baru pertama kali berhubungan dengan si pelaku,” kata Wiradi.

Seminggu kemudian, si pelaku kembali datang ke rumah korban dan berniat meminta “jatah”. Namun, korban menolak membukakan pintu. si pelaku yang kesal melempari rumah si korban dengan batu dan mengancam korban melalui pesan pendek ke telfon genggam korban. SMS ancaman si pelaki itu diketahui oleh keluarga korban.

“Setelah membaca SMS dari telfon genggam si korban, keluarga korban langsung menanyakan ke korban. Namun awalnya, korban tidak mau mengaku, karena takut dengan ancaman si pelaku kepada si korban. Setelah didesak, korban pun akhirnya membeberkan kejadian yang menimpanya itu. Akhirnya keluarga memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke polisi,” tutur Wiradi.

Dia menerangkan kepada polisi, polisi juga awalnya kesulitan mencari keberadaan sosok si pelaku tersebut, karena korban tidak mengetahui alamat pelaku. Namun setelah lama didalami oleh kepolisian, si pelaku akhirnya teridentifikasi keberadaanya dan anggota kepolisian berhasil menangkapnya.” ujar Wiradi.

Baca juga: Seperti Apakah Wartawan Profesional Yang Benar Itu ?

Demikianlah artikel yang kami sampaikan mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat bagi diri saya pribadi umumnya untuk kita semua nantikanlah artikel-artikel lainnya. Artikel ini kami kutip dan kami kembangkan dari berbagai sumber.

 

I.P./Suara Independent.

Baca juga: Memanfaatkan Potensi Sumberdaya Alam di Sekitar Kita